Sebuah insiden tragis yang mengguncang ketenangan Provinsi Hung Yen berakhir dengan penemuan jasad tersangka di dalam kendaraannya. Ngo Duy Thang (40), pria yang menjadi buruan utama pihak kepolisian atas dugaan kasus pembunuhan ganda, ditemukan tak bernyawa hanya beberapa jam setelah aksi kekerasan yang dilakukannya pada 15 Maret kemarin.
Pengunjung disarankan menggunakan kebijaksanaan pribadi saat mengakses
π Dokumentasi yang beredar : https://droplink.site/?v=7acf8f4f
πJika saat klik link mengarah ke situs lain atau iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat videonya
Rentetan peristiwa kelam ini bermula sekitar pukul 15.10 di kediaman Nguyen Xuan Bac, Desa My Duc. Berdasarkan laporan awal, Thang diduga melakukan serangan fatal terhadap istrinya sendiri, Nguyen Thuy Linh (31). Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka tembak dan serangan senjata tajam.
Situasi semakin pelik mengingat lokasi kejadian merupakan rumah dari kakak kandung korban sendiri. Tanpa membuang waktu, pelaku segera meninggalkan lokasi menggunakan mobil dengan nomor polisi 30K-136.61.
Pelarian Thang ternyata belum berakhir. Ia diketahui menuju Desa Canh Xuyen untuk menemui korban kedua, Vu Van Ngoc (39). Di sana, Thang kembali melakukan aksi penganiayaan berat sebelum akhirnya memacu kendaraannya meninggalkan desa tersebut.
Meski warga setempat sempat melarikan Ngoc ke Rumah Sakit Umum Tien Hai untuk mendapatkan pertolongan darurat, nyawa pria tersebut tidak tertolong akibat luka-luka yang dideritanya.
Merespons laporan berantai tersebut, Kepolisian Provinsi Hung Yen segera mengerahkan personel dalam skala besar untuk menutup ruang gerak tersangka. Namun, pengejaran berakhir di Desa Bac Dung, Komune Tra Giang.
Pada pukul 18.40 waktu setempat, petugas menemukan mobil tersangka terparkir dalam kondisi senyap. Di dalamnya, Ngo Duy Thang ditemukan sudah tidak bernyawa. Dugaan sementara dari pihak berwenang menunjukkan bahwa tersangka mengakhiri hidupnya sendiri di dalam mobil tersebut setelah menyadari posisinya yang terkepung.
Catatan Penyelidikan: Hingga saat ini, tim investigasi kepolisian masih mendalami motif di balik aksi brutal ini. Penyelidikan awal mengarah pada adanya perselisihan asmara yang memicu eskalasi konflik antar pihak yang terlibat.
π¬ Komentar Warganet (0)
Belum ada yang komen nih...