DARK MEDIA IDπŸ’€
×

πŸ“‚ SELEKSI ARSIP KATEGORI

ACCIDENT

Misteri di Balik Tragedi Ratchaburi: Antara Pengakuan 'Salah Sasaran' dan Hilangnya Empati

πŸ‘οΈ 298 views πŸ“… 15 Apr 2026
Foto Sampul Pembahasan

RATCHABURI – Sebuah insiden lalu lintas yang memilukan terjadi di ruas jalan Phikunthong - Ban Nai Chao Nuea, Provinsi Ratchaburi, pada dini hari 14 April 2026. Kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil pickup dan sepeda motor Yamaha Fino ini tidak hanya meninggalkan trauma mendalam, tetapi juga luka fisik permanen bagi para korbannya.

⚠️Dokumentasi mungkin tidak nyaman bagi sebagian pembaca!
Pengunjung disarankan menggunakan kebijaksanaan pribadi saat mengakses

πŸ“ Dokumentasi yang beredar : https://droplink.site/?v=1e9e9222
πŸ“ŒJika saat klik link mengarah ke situs lain atau iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat videonya

Tepat pukul 00:20 waktu setempat, sebuah tabrakan keras terjadi di wilayah Moo 3, Distrik Mueang. Sebuah unit kendaraan roda dua yang dikendarai oleh dua orang wanita dihantam oleh sebuah mobil pickup yang identitasnya sempat menjadi teka-teki. Dampak dari benturan tersebut sangat fatal: salah satu penumpang wanita harus kehilangan kaki kanannya, sementara pengemudi motor mengalami patah pergelangan kaki yang serius.

Setelah sempat meninggalkan lokasi kejadian, pemilik kendaraan pickup tersebut, Khemrat (46), akhirnya menyerahkan diri ke Kantor Polisi Muang Ratchaburi pada malam harinya. Ia datang didampingi oleh perwakilan asuransi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Di hadapan penyidik, Khemrat mengakui seluruh tuduhan namun memberikan pembelaan yang cukup mengejutkan. Ia mengklaim sama sekali tidak menyadari bahwa yang ia tabrak adalah manusia.

"Saya kira saya hanya menabrak seekor sapi," ujarnya.

Letnan Kolonel Polisi Nipon Sornarin menyatakan bahwa tersangka kini menghadapi jeratan hukum atas pasal mengemudi ugal-ugalan yang menyebabkan luka berat, serta tindakan melarikan diri tanpa memberikan pertolongan. Dengan ancaman maksimal tiga tahun penjara, Khemrat kini telah dibawa ke Pengadilan Provinsi Ratchaburi untuk proses hukum lebih lanjut.

Meskipun tersangka menyatakan kesediaan untuk meminta maaf dan memberikan kompensasi jika dibebaskan dengan jaminan, pihak keluarga korban merasa ada sesuatu yang hilang: ketulusan.

Keluarga korban mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap sikap tersangka yang dinilai minim empati. Menurut mereka, saat penyerahan diri dilakukan, tidak ada permintaan maaf langsung dari lisan Khemrat. Alih-alih, permohonan maaf justru datang dari sang istri dan perwakilan keluarga lainnya.

"Bagaimana mungkin Anda berpikir telah menabrak seekor sapi?" ungkap ayah dari korban yang kehilangan kaki dengan nada getir. Pihak keluarga juga menyoroti kejanggalan klaim tersangka yang mengaku terkejut namun diketahui sempat berhenti sejenak untuk memeriksa kondisi mobilnya sebelum melanjutkan perjalanan.

Kini, fokus keluarga adalah pemulihan psikologis sang anak yang dibayangi ketakutan permanen tidak bisa berjalan kembali. Di sisi lain, tuntutan akan keadilan terus disuarakan. Keluarga korban berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya guna memberikan efek jera bagi pengemudi yang lalai di jalan raya.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi semua pengguna jalan bahwa di balik kemudi, ada tanggung jawab nyawa yang tidak bisa digantikan hanya dengan kata "salah sangka".

Share Dulu lah guys biar rameπŸ—Ώ

ADS

πŸ’¬ Komentar Warganet (0)

Belum ada yang komen nih...

πŸ’¬ CHAT