Keheningan dini hari di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, mendadak pecah oleh dentuman keras yang menggetarkan kawasan sekitar pada Sabtu (21/3). Sebuah rumah di wilayah RT 03/RW 01 dilaporkan hancur total hingga rata dengan tanah akibat ledakan yang diduga berasal dari bahan peledak petasan.
Pengunjung disarankan menggunakan kebijaksanaan pribadi saat mengakses
π Dokumentasi yang beredar : https://droplink.site/?v=6904ce3d
πJika saat klik link mengarah ke situs lain atau iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat videonya
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.19 WIB ini menyisakan kerusakan parah di lokasi kejadian. Ketua RT setempat, Edi Purnomo, menuturkan bahwa suara ledakan terdengar sangat dahsyat hingga memicu kepanikan warga yang tengah beristirahat.
"Saat itu terdengar ledakan yang sangat keras. Saya bersama warga langsung mendatangi sumber suara dan mendapati kondisi sudah hancur," ujar Edi saat memberikan keterangan di lokasi.
Dampak dari ledakan tersebut tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga memakan korban luka. Tercatat sebanyak sembilan orang warga menjadi korban dalam insiden ini. Warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi mandiri untuk membawa para korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat.
Berdasarkan data sementara, dari sembilan korban yang dievakuasi, empat di antaranya dilaporkan mengalami luka berat dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.
Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) segera tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa sisa-sisa petasan berukuran jumbo.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, petugas telah memasang garis polisi di sekitar area reruntuhan. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kronologi pasti dan asal-usul bahan peledak tersebut untuk memastikan keamanan warga sekitar di masa mendatang.
π¬ Komentar Warganet (0)
Belum ada yang komen nih...